Dzoel, Difabel Yang Dulu Diejek Kini Sukses Mendunia

Inspirasi,

Kabar Aneh – Keterbatasan fisik bukanlah hambatan untuk berkarya. Dengan kerja keras dan kemauan, difabel sekali pun mampu mendunia.

Hal itu dibuktikan oleh Achmad Zulkarnain yang akrab disapa Bang Dzoel. Seorang pria 25 tahun asal Banyuwangi yang berprofesi sebagai fotografer. Dzoel berbeda dari orang kebanyakan. Ia terlahir disabel yang tidak memiliki kaki dan tangan.

Sejak lama hidupnya dirundung kesulitan. Bahkan ibu kandungnya sendiri pernah hampir membuangnya dengan memasukkan dalam kresek. Beruntung, nasib Dzoel terselamatkan oleh ibu angkat yang bersedia merawatnya.

Dzoel kecil pun sering diledek temannya karena dianggap berbeda. Bermula ketika usianya baru delapan tahun. Minder dan tak percaya diri, depresi, urung bersekolah hingga ingin bunuh diri semua pernah dilaluinya.

Pun di SMA, ketika dia tak lagi memilih melanjutkan ke Sekolah Luar Biasa selepas SMPLB, langkah Dzoel perlu tertatih karena dianggap tak layak bersekolah di tempat ‘orang normal’.

Namun, niatnya menjalankan hidup tak pernah surut. Perlahan semangatnya bangkit. Orang-orang terdekat selalu menyayangi dan terus memberinya dukungan agar lebih percaya diri. Ia pun menyelesaikan sekolah.

Selepas SMA, Dzoel bekerja sebagai penjaga warung internet. Lagi-lagi beruntung, di tempatnya bekerja ada tempat servis kamera. Dari sana, Dzoel merasa penasaran dan tertarik pada kamera, kemudian mempelajarinya. Kemampuannya menguasai beragam teknik fotografi membawanya jadi fotografer andal.

keterbatasan fisik dzoel tidak membuatnya menyerah dalam menjalani kehidupan

Selama 18 bulan ia banyak meminjam kamera milik orang lain, hingga berhasil mencicil kamera lewat kredit. Saat itu pekerjaan fotografi pertama Dzoel adalah fotografer KTP.

Sempat jatuh bangun, semakin ke sini usaha Dzoel kian maju. Ia mendirikan usaha fotografi sendiri yang diberi nama DZOEL. Pun berhasil mengabadikan karya foto para selebritas. Termasuk menjelajah berbagai tempat di Indonesia untuk diabadikan.

Walau begitu, bukan mudah bagi Dzoel menjalani hobinya. Ia perlu optimal memanfaatkan seluruh keterbatasan di tubuhnya untuk sekadar menjepret foto. Mulai dari mulut untuk menyalakan atau mematikan kamera, mendorong kamera ke wajah untuk menyetel sejumlah pengaturan, hingga menggunakan sedikit bagian di ujung tangannya untuk memencet tombol jepret.

Saat ini Dzoel aktif mempublikasikan karyanya di Instagram. Ia juga terdaftar sebagai mahasiswa hukum di salah satu Universitas Banyuwangi, sambil mengajar fotografi.

Kisahnya yang unik, tak biasa dan menginspirasi belum lama ini diliput situs berita Al Jazeera. Sejak itu namanya mendunia. Pada liputan ia menyebutkan, dirinya ingin dihargai dengan caranya sendiri, lewat karya yang dibuatnya.