5 Manfaat Unik Kucing Sebagai Peliharaan     

Manfaat unik pelihara kucing

Kabar Aneh – Sejak lama dunia penelitian telah mengungkap bahwa punya peliharaan bisa membuat anak lebih mudah berempati dan bertanggung jawab. Begitu pula bagi orang dewasa. Bahkan hewan berkaki empat macam kucing tak hanya jadi peliharaan menggemaskan, ia bisa menjadi teman pelipur lara.

Namun tahukah Anda, memelihara kucing ternyata punya sejumlah manfaat unik bagi kesehatan. Berikut lima di antaranya.

Mengatasi Stres

Tingkah laku kucing yang menggemaskan bisa mengatasi stres. Ada riset yang menyebutkan di kala seseorang mengalami stres, kucing bisa menjadi penyembuh alami karena daya tariknya yang mampu mengalihkan fokus, meski orang tersebut bukanlah pencinta kucing.

Memperbaiki Suasana Hati

Sebuah eksperimen di Jepang pernah menemukan bahwa kucing membantu meredam hormon stres penyebab berubahnya suasana hati. Eksperimen tersebut juga membuktikan bermain dengan kucing bisa meningkatkan produksi hormon kebahagiaan, yang menimbulkan perasaan senang sehingga suasana hati membaik. Anda pun merasa bersemangat. Alhasil, jika perasaan bahagia, tubuh dan pikiran tentu jauh lebih sehat.

Mencegah Penyakit Psikologis

Ada alasan mengapa kucing bisa jadi teman pelipur lara. Riset menyebutkan bahwa memelihara kucing mencegah munculnya penyakit psikologis. Pada orang yang baru kehilangan, kehadiran kucing juga bisa sangat membantu.

Kucing juga ditemukan sebagai hewan tertua yang bisa menjalin persahabatan dengan manusia karena rasa empatinya yang tinggi. Cocok bagi orang yang kesepian atau mudah terjangkit stres dan depresi.

Mencegah Sejumlah Penyakit Dan Kematian Dini

Kemampuan kucing mencegah penyakit psikologis dan mengatasi stres juga berimbas pada pencegahan penyakit kronis lainnya. Stres dan depresi merupakan faktor gaya hidup yang bisa meningkatkan risiko kematian dini. Misalnya akibat serangan jantung, yang bermula dari sering sakit kepala, hingga perubahan fisik dan psikologis lainnya yang menganggu stabilitas tubuh.

Terapi Penyembuhan Autisme

Periset menilai kedekatan manusia dengan kucing bisa menciptakan interaksi sosial. Nilainya setara bersosialisasi dengan sesama manusia. Bahkan riset di University of Missouri membuktikan bahwa interaksi kucing dengan pengidap autisme bisa digunakan sebagai alat penyembuh. Yakni berupa terapi mengurangi autisme.