Model Bugil Dijadikan Sebagai Objek Promosi Peti Mati

Kabar Aneh – Berbagai macam cara dilakukan perusahaan untuk menaikkan penjualan produk yang mereka hasilkan. Tapi bagaimana jika promosi yang dilakukan ternyata malah menyalahi aturan norma masyarakat dan melibatkan model bugil? Sebuah perusahaan pembuat peti mati di Polandia memiliki cara promosi unik dan aneh untuk mempromosikan produk-produknya.

Zbigniew Lindner, pendiri perusahaan peti mati tersebut, menggunakan model – model cantik dengan pose telanjang bersama dengan peti-peti mati. Foto-foto model bugil tersebut kemudian dijadikan sebuah satu edisi kalender promosi perusahaan.

Manajemen perusahaan itu mengklaim bahwa penggunaan para model bugil itu untuk sedikit memberi warna dan memberikan suatu nuansa unik untuk produk mereka yang sangat dekat dengan nuansa “gelap” itu.

“Setiap edisi tentunya berbeda dengan edisi lainnya dan saat kami menampilkan terlalu banyak model perempuan, maka pelanggan perempuan akan mengeluh. Namun, jika terlalu banyak pria yang ditampilkan, maka pelanggan pria yang mengeluh,” kata juru bicara Lindner, Bartel Lindner.

“Sehingga, kami menggabungkan pria dan wanita dalam satu edisi kalender sebagai bentuk dari keseimbangan untuk konsumen kami” tambah Bartek.

Sementara itu, pemilik perusahaan, Zbigniew Lndner, mengatakan, ide kalender perusahaan menggunakan pose perempuan telanjang itu adalah ide anak laki-lakinya yang terinspirasi dari Pirreli Calendar yang sering menampilkan model cantik dengan tema balap.

“Kami hanya ingin menampilkan bahwa peti mati tidak seharusnya menjadi sebuah obyek yang sakral. Peti mati hanyalah salah satu jenis furnitur, itu adalah tempat tidur terakhir yang akan ditiduri manusia. Peti mati bukan simbol religius. Ini sekadar sebuah produk,” ujar Zbigniew.

Meski demikian, Gereja Katolik tak bisa menerima penjelasan aneh Zbigniew itu. Gereja Katolik menyebut kalender produksi Lindner itu merupakan tindakan tidak senonoh dan sangat tidak bermoral.

Seorang juru bicara gereja mengatakan, kematian manusia seharusnya diperlakukan dengan kekhidmatan, bukan dicampur aduk dengan hasrat seksual. Tetapi sampai saat ini Lindner belum mempunyai niatan untuk menghentikan promosi aneh nya tersebut.

Berikut contoh dari kalender yang sudah di luncurkan oleh Perusahaan Aneh ini :

Leave a Reply