4 Fakta Unik Yang Jarang Diketahui Orang

news

Fakta Unik Yang jarang diketahui orang

4 Pertanyaan Penting Soal Fakta Unik Yang Jarang Diketahui Orang

Pengetahuan bertambah tiap harinya dan manusia pun perlu tahu. Alasannya sederhana, dengan pengetahuan orang bisa terhindar dari celaka, dan lebih tahu membuat orang lebih menghargai yang ada di sekitarnya. 4 pertanyaan ini akan menjawab pertanyaan penting soal fakta-fakta unik dan aneh yang selama ini jarang diketahui orang.

Sejak kapan aturan pakai helm berlaku?

Aturan pakai helm sudah berlaku sejak masa perang di zaman Yunani Kuno. Pada perkembangannya, helm sempat tak digunakan hingga fungsinya melindungi dari cedera akibat serpihan bom sangat terasa pada Perang Dunia I. Semakin ke sini aturan helm tetap berlaku di medan perang, bahkan meluas, terutama bagi pengendara motor.

Di Indonesia, aturan pakai helm sudah ada sejak tahun 1992, dan baru berlaku efektif sejak Maret 2009. Itu pun belum digalakkan menyeluruh, hingga banyak kecelakaan fatal terjadi yang seharusnya bisa dicegah dengan pakai helm.

Bisakah hiu ditaklukkan?

Bisa. Secara teori, membalikkan badan hiu dengan posisi kepala di atas dan ekor di bawah bisa melumpuhkan hiu sekitar 15 menit. Caranya dengan meletakkan tangan di atas moncong hiu dan sigap menekannya ke bawah. Sama seperti kecoa terbalik yang tidak berdaya, hiu pun demikian. Ini bisa jadi teknik menyelamatkan diri ketika orang diserang hiu.

Kotorkah memegang benda di tempat umum?

Bisa iya, bisa tidak. Beberapa benda seperti perangkat makan dari perak dan kenop pintu kuningan bisa melakukan sterilisasi sendiri. Nama ilmiahnya mekanisme oligodinamik. Logam berat macam perak dan kuningan diketahui bisa bereaksi dengan jenis protein thiol atau amine sehingga kebal terhadap bakteri dan virus.

Adakah perpustakaan yang memberi informasi lebih dari sekadar buku?

Ada. Di dunia ada perpustakaan yang meminjamkan ‘pengalaman.’ Namanya Human Library Organization. perpustakaan ini akan meminjamkan orang, bukan buku, untuk diajak berinteraksi soal pengalamannya. Pengalaman langsung tentu bisa lebih berharga dari keterangan yang dikorek sendiri lewat buku. Hingga saat ini organsasi sekaligus gerakan masyarakat serupa perpustakaan tersebut sudah aktif di 60 negara, tetapi Indonesia belum termasuk.